TUGAS ORKOMP
RISC DAN CISC
OLEH:
ANWAR IKRAMAN
1410520083
SEKOLAH
TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER(STMIK) BUMIGORA MATARAM
TAHUN
AJARAN 2016/2017
A. PENGERTIAN CISC
dan RISC
Pada saat ini ada dua konsep populer yang berhubungan dengan desain CPU dan
set instruksi:
- Complex Instruction Set Computing (CISC).
- Reduce Instruction Set Computing (RISC).
Semua sistem yang lama (komputer mainframe, komputer mini atau komputer
mikro) relatif mempunyai sistem CISC. Walaupun sistem sekarang terdiri atas
kedua jenis tersebut. Sistem RISCsaat ini lebih populer karena tingkat
kerjanya, dibandingkan dengan sistem CISC. Namun karena biayanya tinggi, sistem
RISC hanya digunakan ketika diperlukan kecepatan khusus, keandalan dan
sebagainya.
1.
CISC (Complex Instruction-Set Computer)
Complex Instruction Set Computer (CISC) adalah sebuah arsitektur
dari set instruksi dimana setiap instruksi akan menjalankan beberapa operasi
tingkat rendah, seperti pengambilan dari memory, operasi aritmetika, dan
penyimpanan ke dalam memory, semuanya sekaligus hanya di dalam sebuah
instruksi. Tujuan utama dari arsitektur CISC adalah melaksanakan suatu perintah
cukup dengan beberapa baris bahasa mesin sedikit mungkin. Hal ini bisa tercapai
dengan cara membuat perangkat keras prosesor mampu memahami dan menjalankan
beberapa rangkaian operasi. Untuk tujuan contoh kita kali ini, sebuah prosesor
CISC sudah dilengkapi dengan sebuah instruksi khusus, yang kita beri nama MULT.
Saat dijalankan, instruksi akan membaca dua nilai dan menyimpannya ke 2
register yag berbeda, melakukan perkalian operan di unit eksekusi dan kemudian
mengambalikan lagi hasilnya ke register yang benar.
Karakteristik CISC yg "sarat informasi" ini memberikan
keuntungan di mana ukuran program-program yang dihasilkan akan menjadi relatif
lebih kecil, dan penggunaan memory akan semakin berkurang. Karena CISC inilah
biaya pembuatan komputer pada saat itu (tahun 1960) menjadi jauh lebih hemat.
Memang setelah itu banyak desain yang memberikan hasil yang lebih baik dengan
biaya yang lebih rendah, dan juga mengakibatkan pemrograman level tinggi
menjadi lebih sederhana, tetapi pada kenyataannya tidaklah selalu demikian.
- Contoh-contoh prosesor CISC
·
System/360.
·
VAX.
·
PDP-11.
·
varian Motorola 68000.
·
CPU AMD dan Intel x86.
- Karakteristik CISC
·
Instruksi
berukuran tunggal.
·
Ukuran yang
umum adalah 4 byte.
· Jumlah mode
pengalamatan data yang sedikit, biasanya kurang dari lima buah.
·
Tidak
terdapat pengalamatan tak langsung.
· Tidak
terdapat operasi yang menggabungkan operasi load/store dengan operasi
aritmetika (misalnya, penambahan dari memori, penambahan ke memori).
2.
RISC
(Reduce Instruction Set Computer)
RISC Reduced Instruction Set Computingatau "Komputasi set instruksi yang
disederhanakan. Merupakan sebuah arsitektur komputer atau arsitektur komputasi
modern dengan instruksi-instruksi dan jenis eksekusi yang paling sederhana.
Biasanya digunakan pada komputer berkinerja tinggi seperti komputer
vektor.Bahasa pemprograman memungkinkan programmer dapat mengekspresikan
algoritma lebih singkat, lebih memperhatikan rincian, dan mendukung penggunaan
pemprograman terstruktur, tetapi ternyata muncul masalah lain yaitu semantic
gap, yaitu perbedaan antara operasi-operasi yang disediakan oleh HLL dengan
yang disediakan oleh arsitektur komputer, ini ditandai dengan ketidakefisienan
eksekusi, program mesin yang berukuran besar,dan kompleksitas kompiler.
·
Memudahkan
pekerjaan kompiler.
·
Meningkatkan
efisiensie ksekusi.
·
Memberikan
dukungan bagi HLL yang lebih kompleks dan canggih.
·
One cycle execution time : satu putaran eksekusi.
·
Prosessor RISC mempunyai CPI (clock per instruction).
·
Pipelining .
·
Large number of registers: Jumlah register yang sangat banyak.
·
RISC didesain dimaksudkan untuk dapat menampung jumlah register .
·
Rangkaian instruksi built-in pada processor yang terdiri dari
perintah-perintah yang lebih ringkas.
·
RISC memiliki keunggulan dalam hal kecepatannya sehingga banyak digunakan
untuk aplikasi- aplikasi yang memerlukan kalkulasi secara intensif.
3. PERBANDINGAN
ANTARA RISC DAN CISC
·
membandingkannya secara langsung.
Pada tahap perbandingan ini dicoba dengan menghitung perkalian dua bilangan dalam memori. Memori tersebut terbagi menjadi beberapa lokasi yang diberi nomor 1(baris): 1 (kolom) hingga 6:4. Unit eksekusi bertanggung-jawab untuk semua operasi komputasi. Namun, unit eksekusi hanya beroperasi untuk data yang sudah disimpan kedalam salah satu dari 6 register (A, B, C, D, Eatau F). Misalnya, kita akan melakukan perkalian (product) dua angka, satu di simpan di lokasi 2:3 sedangkan lainnya di lokasi 5:2, kemudian hasil perkalian tersebut dikembalikan lagi kelokasi 2:3.
Pada tahap perbandingan ini dicoba dengan menghitung perkalian dua bilangan dalam memori. Memori tersebut terbagi menjadi beberapa lokasi yang diberi nomor 1(baris): 1 (kolom) hingga 6:4. Unit eksekusi bertanggung-jawab untuk semua operasi komputasi. Namun, unit eksekusi hanya beroperasi untuk data yang sudah disimpan kedalam salah satu dari 6 register (A, B, C, D, Eatau F). Misalnya, kita akan melakukan perkalian (product) dua angka, satu di simpan di lokasi 2:3 sedangkan lainnya di lokasi 5:2, kemudian hasil perkalian tersebut dikembalikan lagi kelokasi 2:3.
4. Menggunakan Pendekatan
RISC
Prosesor RISC hanya menggunakan instruksi-instruksi sederhana yang bisa
dieksekusi dalam satu siklus. Dengan demikian, instruksi ‘MULT’ sebagaimana
dijelaskan sebelumnya dibagi menjadi tiga instruksi yang berbeda, yaitu“LOAD”,
yang digunakan untuk memindahkan data dari memori kedalam register, “PROD”,
yang digunakan untuk melakukan operasi produk (perkalian) dua operan yang
berada di dalam register (bukan yang ada di memori) dan “STORE”, yang digunakan
untuk memindahkan data dari register kembali kememori. Berikut ini adalah
urutan instruksi yang harus dieksekusi agar yang terjadi sama dengan instruksi
“MULT” pada prosesor RISC (dalam 4 baris bahasa mesin):
·
LOAD A, 2:3
·
LOAD B, 5:2
·
PROD A, B
·
STORE 2:3, A
Tidak ada komentar:
Posting Komentar